Bursah Zarnubi Pantau Ribang Kemambang Tiap Lima Hari, OPD Diminta Kawal Proyek

Daerah84 Dilihat

CarlaNews.com, Lahat – Bupati Lahat Bursah Zarnubi meminta organisasi perangkat daerah (OPD) terkait mengawasi secara ketat pembangunan Taman Wisata Ribang Kemambang hingga seluruh pekerjaan dinyatakan selesai.

Hal tersebut disampaikan Bursah saat kembali meninjau langsung progres pembangunan Taman Wisata Ribang Kemambang yang saat ini dikerjakan oleh CV Zahra Zein, Sabtu (12/9/2026).

Dalam peninjauan tersebut, Bursah menilai perkembangan pekerjaan mulai menunjukkan hasil yang cukup signifikan. Ia optimistis pembangunan dapat dirampungkan pada akhir November 2026, sementara sejumlah pekerjaan finishing diperkirakan dilakukan pada awal Desember.

“Menurut perhitungan developernya, insyaallah selesai akhir November. Mungkin ada finishing awal Desember, jadi akan selesai dalam waktu dua bulan setengah ke depan,” ujar Bursah saat diwawancarai awak media.

Menurutnya, sejumlah perubahan mulai terlihat di kawasan taman tersebut. Penataan restoran dan tempat makan menjadi salah satu bagian yang tengah dikerjakan, disertai penambahan fasilitas kamar mandi atau toilet serta sarana pendukung lainnya.

Bursah mengatakan, Taman Wisata Ribang Kemambang nantinya tidak hanya mengandalkan ruang terbuka, tetapi juga akan dilengkapi berbagai fasilitas rekreasi.

Di antaranya wahana permainan anak, koleksi satwa, hingga fasilitas penunjang lainnya yang diharapkan mampu menjadikan Ribang Kemambang sebagai salah satu pusat rekreasi unggulan di Kabupaten Lahat.

“Supaya taman ini betul-betul menjadi pusat rekreasi kebanggaan orang Lahat dan kebanggaan tetangga orang Lahat,” katanya.

Bursah menegaskan dirinya akan terus memantau perkembangan pembangunan secara langsung. Ia bahkan berencana turun ke lokasi setiap lima hari untuk melihat sejauh mana pekerjaan berjalan.

Tidak hanya melakukan pemantauan, Bursah juga meminta seluruh OPD yang memiliki keterkaitan dengan proyek tersebut ikut memastikan target pembangunan dapat tercapai sesuai jadwal.

Ia mengingatkan, tanggung jawab pengawasan tidak boleh hanya dibebankan kepada pihak pelaksana. Dinas terkait juga harus aktif mengawal pekerjaan di lapangan agar tidak terjadi keterlambatan.

Bursah bahkan melontarkan peringatan tegas terhadap jajaran OPD apabila target pembangunan yang telah ditetapkan tidak mampu direalisasikan.

“Kalau juga nggak jadi, kita berhentikan semua yang terkait dengan dinas. Dinas Pariwisata, dinas pemukiman, dinas PU, dan sebagainya. Berhentikan kalau dia gagal,” tegas Bursah.

Dengan batas waktu penyelesaian yang semakin dekat, Bursah meminta seluruh pihak bekerja secara maksimal. Ia menekankan agar percepatan pekerjaan tetap berjalan seiring dengan perhatian terhadap kualitas serta keindahan kawasan.

Pembangunan Ribang Kemambang diharapkan tidak sekadar selesai secara fisik, tetapi mampu menghadirkan kawasan wisata yang nyaman, menarik dan menjadi salah satu kebanggaan masyarakat Kabupaten Lahat. (OS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *