Kajari Inhil Tekankan Integritas dan Empati dalam Penegakan Hukum

Peristiwa39 Dilihat

CarlaNews.com, Inhil – Kejaksaan Negeri (Kejari) Indragiri Hilir menggelar upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 di halaman kantor Kejari Inhil, Rabu (28/10/2026). Upacara berlangsung khidmat dan dipimpin langsung oleh Kepala Kejaksaan Negeri Indragiri Hilir, Johannes Harysuandy Siregar, S.H., M.H.

Peringatan tersebut menjadi momentum bagi seluruh jajaran Kejari Inhil untuk memperkuat komitmen terhadap nilai-nilai persatuan, nasionalisme, dan pengabdian kepada bangsa, sebagaimana diwariskan melalui ikrar Sumpah Pemuda pada 28 Oktober 1928.

Dalam amanatnya, Johannes menekankan pentingnya mengaktualisasikan semangat Sumpah Pemuda di tengah tantangan zaman. Ia mengingatkan bahwa tema nasional tahun ini, “Patriotik, Gigih, Berempati: Pemuda untuk Indonesia”, perlu menjadi pedoman dalam membangun karakter, kepemimpinan, dan budaya kerja insan Adhyaksa.

Ia menyampaikan bahwa nilai patriotisme harus tercermin dalam kesetiaan kepada bangsa dan negara, kegigihan dalam menjalankan tugas, serta empati dalam memberikan pelayanan dan menghadirkan keadilan bagi masyarakat.

“Jiwa patriotik diwujudkan melalui kesetiaan kepada bangsa dan negara, kegigihan dalam menjalankan amanah, serta empati dalam menghadirkan keadilan bagi masyarakat,” tegas Johannes.

Dalam amanat yang merujuk pada pesan Jaksa Agung Republik Indonesia, Johannes juga menekankan empat hal penting yang perlu menjadi perhatian seluruh jajaran kejaksaan, yakni memperkuat integritas dan profesionalisme, menanamkan semangat patriotisme dalam pelaksanaan tugas, meningkatkan kegigihan untuk terus belajar dan berinovasi, serta mengedepankan empati dan nurani dalam penegakan hukum.

Menurutnya, Sumpah Pemuda tidak semestinya hanya dipahami sebagai peristiwa sejarah, tetapi juga menjadi landasan moral dalam menjalankan tanggung jawab sebagai aparat penegak hukum.

“Aparat kejaksaan memikul tanggung jawab moral besar untuk menjaga integritas, merawat persatuan, dan menghadirkan keadilan yang berhati nurani,” ujarnya.

Melalui peringatan tersebut, Johannes berharap seluruh pegawai Kejari Inhil dapat menerapkan semangat pantang menyerah, kolaborasi, dan nasionalisme dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.

Ia juga menekankan pentingnya menjaga kepercayaan masyarakat melalui pelaksanaan tugas yang profesional, berintegritas, dan berorientasi pada keadilan.

Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 ini diharapkan menjadi pengingat bagi seluruh jajaran Kejari Inhil bahwa semangat persatuan dan pengabdian kepada bangsa harus diwujudkan melalui tindakan nyata, termasuk dalam penegakan hukum yang menjunjung tinggi integritas dan rasa keadilan. (OS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *