CarlaNews.com, Kuansing – Bupati Kuantan Singingi, Dr. H. Suhardiman Amby, bersama Ketua TP-PKK Kabupaten Kuantan Singingi, Hj. Yulia Herma Suhardiman, serta Camat Pangean, Aswandi, S.Pd., M.M., secara resmi melepas jalur sebagai tanda dimulainya hari pertama Pacu Jalur Pangean di Tepian Burondo, Desa Sukaping dan Pulau Rengas, Kecamatan Pangean, Jumat (19/6/2026).
Ajang yang memperebutkan Piala Bergilir Bupati Kuantan Singingi tersebut diikuti sebanyak 47 jalur dari berbagai kecamatan. Meski berstatus sebagai pacu uji coba, antusiasme masyarakat dan para anak pacu terlihat sangat tinggi.
Pada kesempatan itu, Jalur Jubah Merah dari Desa Muaro Sentajo, Kecamatan Sentajo Raya, memperoleh undian bay dan dilepas langsung oleh Bupati Kuantan Singingi H. Suhardiman Amby bersama Ketua DPRD Kuantan Singingi H. Juprizal, S.E., M.Si., serta Anggota DPRD Kuantan Singingi Hendra Prima Hidayat.
Usai membuka perlombaan, Bupati Suhardiman Amby mengajak seluruh peserta dan masyarakat untuk menjadikan Pacu Jalur sebagai sarana mempererat persaudaraan dan silaturahmi.
“Pacu Jalur bukan hanya ajang perlombaan, tetapi juga wadah untuk mempererat silaturahmi antar anak pacu dan seluruh masyarakat. Mari kita jaga sportivitas dan kebersamaan demi melestarikan budaya kebanggaan Kuantan Singingi ini,” ujar Suhardiman.
Sementara itu, penyiar Pacu Jalur Kuantan Singingi, Darwis, mengatakan sejumlah laga pada hari pertama menjadi perhatian masyarakat karena mempertemukan jalur-jalur unggulan.
“Salah satu aduan yang paling ditunggu masyarakat berada pada Hilir 4, yakni pertemuan antara Selendang Putri Danau Seroja dari Desa Tanjung Simandolak melawan Cahaya Baru Desa Sukaping Pangean yang merupakan salah satu andalan tuan rumah,” kata Darwis.
Selain itu, lanjut Darwis, pertandingan yang mempertemukan Atom Baru dari Desa Simandolak, Kecamatan Benai, dengan Laskar Mudo Perisai Nagori dari Desa Pasar Baru, Kecamatan Pangean, juga menjadi laga yang dinanti penonton.
“Pertemuan ini merupakan yang kedua kalinya setelah sebelumnya kedua jalur bertemu di gelanggang Inuman. Masyarakat tentu menunggu apakah Laskar Mudo mampu membalas kekalahan sebelumnya atau kembali harus mengakui keunggulan Atom Baru,” ujarnya.
Suasana Tepian Burondo sejak siang dipadati masyarakat yang datang untuk menyaksikan perlombaan sekaligus memberikan dukungan kepada jalur andalan masing-masing.
Pacu Jalur Pangean menjadi salah satu rangkaian pelestarian budaya khas Kuantan Singingi yang terus mendapat perhatian pemerintah daerah dan masyarakat sebagai warisan budaya yang harus dijaga bersama. (OS)













