Bupati Siak Afni Zulkifli Masuk 22 Sosok Reset Indonesia Berkat Reformasi Tata Kelola Keuangan

Daerah277 Dilihat

CarlaNews.com, Siak – Bupati Siak, Afni Zulkifli, masuk dalam daftar 22 Sosok Reset Indonesia, sebuah daftar yang memuat tokoh-tokoh dari berbagai latar belakang yang dinilai memiliki gagasan, keberanian, serta rekam jejak dalam mendorong perubahan di Indonesia.

Daftar tersebut dipublikasikan melalui akun Instagram terverifikasi @idbaruid pada Rabu (1/7/2026). Penyusunnya menyebutkan, daftar itu merupakan hasil tiga kali ekspedisi ke sejumlah daerah di Indonesia untuk menemukan figur-figur yang dinilai mampu menghadirkan perubahan di bidang sosial, ekonomi, budaya, hukum, maupun politik.

Dalam pengantar yang dipublikasikan, penyusun menyatakan Indonesia tidak kekurangan figur yang memiliki kapasitas, integritas, dan kepedulian terhadap persoalan bangsa. Menurut mereka, di tengah keterbatasan figur pemimpin yang dinilai kredibel di partai politik, perubahan juga dapat lahir dari tokoh-tokoh di luar lingkaran kekuasaan nasional.

Afni Zulkifli dipilih karena dinilai berani mengambil kebijakan strategis dalam tata kelola keuangan daerah. Salah satu kebijakan yang menjadi perhatian ialah langkah memangkas anggaran perjalanan dinas senilai ratusan miliar rupiah sebagai bagian dari upaya menyelesaikan utang Pemerintah Kabupaten Siak sebesar Rp326 miliar yang merupakan kewajiban dari pemerintahan sebelumnya.

Selain kebijakan fiskal, Afni juga dinilai konsisten menyuarakan kritik terhadap sentralisasi kebijakan di sektor kehutanan dan agraria. Berbekal pengalaman sebagai mantan aktivis lingkungan sekaligus mantan Tenaga Ahli Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, ia berpandangan bahwa konflik agraria tidak akan terselesaikan apabila pemerintah pusat terus menerapkan kebijakan tanpa mempertimbangkan kondisi serta karakteristik masing-masing daerah.

Penyusun daftar menilai langkah-langkah tersebut mencerminkan keberanian dalam mengambil keputusan yang tidak selalu populer, sekaligus menawarkan perspektif baru dalam tata kelola pemerintahan daerah.

Selain Afni Zulkifli, sejumlah tokoh nasional dari berbagai bidang juga masuk dalam daftar tersebut. Di antaranya Alissa Wahid yang dinilai konsisten memperjuangkan toleransi, keadilan ekologis, serta aktif mengonsolidasikan gerakan masyarakat sipil.

Nama lainnya adalah Gus Kautsar, pengasuh Pesantren Al-Falah Ploso, Kediri, yang dinilai mampu menjembatani kajian kitab klasik dengan realitas sosial melalui pembinaan santri dan penguatan ekonomi berbasis komunitas.

Sementara itu, Hening Purwati masuk dalam daftar berkat kiprahnya mengembangkan gerakan yang menghubungkan isu lingkungan dengan nilai-nilai keagamaan melalui gerakan Eco-Jihad. Sebagai Koordinator Nasional GreenFaith Indonesia dan pimpinan LLHPB ‘Aisyiyah, ia aktif menggerakkan kolaborasi lintas agama dalam isu pelestarian lingkungan dan transisi energi berkeadilan.

Beberapa nama lain yang turut masuk dalam daftar tersebut antara lain Novel Baswedan, Bivitri Susanti, Farwiza Farhan, Andrew Kalaweit, dan Victor Yeimo.

Penyusun menegaskan bahwa 22 Sosok Reset Indonesia bukan merupakan daftar tokoh yang dianggap sempurna. Seluruh nama dipilih karena dinilai memiliki komitmen, keberanian, dan gagasan yang dapat menginspirasi lahirnya perubahan di Indonesia.

Adapun daftar lengkap 22 Sosok Reset Indonesia meliputi Afni Zulkifli, Alissa Wahid, Andrew Kalaweit, A.S. Rosyid, Bivitri Susanti, Chiki Fawzi, Dicky Senda, Farwiza Farhan, Gus Kautsar, Hening Purwati, Iman Zanatul, Jacky Manuputty, John Bamba, Kalis Mardiasih, Lian Gogali, Media Askar, M. Nur Arifin, Novel Baswedan, Virdian Aurellio, Zainal Arifin, Dorthea Wabiser, dan Victor Yeimo. (OS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *