BPBD Inhil Salurkan Bantuan untuk Korban Longsor di Enok dan Kuala Enok

Daerah97 Dilihat

CarlaNews.com, Inhil – Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menyalurkan bantuan kepada warga yang terdampak bencana tanah longsor di Kelurahan Enok, Kecamatan Enok, serta Kelurahan Kuala Enok, Kecamatan Tanah Merah.

Kepala BPBD Kabupaten Indragiri Hilir, R. Arliansyah, mengatakan bantuan berupa kebutuhan pokok telah disalurkan kepada warga yang rumahnya mengalami kerusakan akibat bencana tersebut.

“Penyaluran bantuan ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah terhadap masyarakat yang terdampak bencana. Kami berharap bantuan yang diberikan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar warga selama masa pemulihan,” kata Arliansyah, Jumat (19/6/2026).

Di Kelurahan Enok, bantuan diterima oleh Lurah Enok, Martilah, untuk selanjutnya disalurkan kepada empat kepala keluarga terdampak. Bantuan yang diberikan berupa beras, gula, ikan kaleng, mi instan, minyak goreng, susu, dan teh celup.

Sementara di Kelurahan Kuala Enok, bantuan diterima oleh Pelaksana Tugas (Plt) Lurah Kuala Enok dan diserahkan kepada Desi Aryana Sari untuk didistribusikan kepada 20 kepala keluarga yang terdampak longsor.

Arliansyah menjelaskan, sebelum bantuan dari BPBD disalurkan, warga terdampak juga telah menerima bantuan dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) serta Dinas Sosial Kabupaten Indragiri Hilir.

“Untuk bantuan terhadap kerusakan rumah, baik rusak berat maupun rusak ringan, masih menunggu keputusan dan kebijakan lebih lanjut dari pemerintah daerah,” ujarnya.

Penyerahan bantuan di kedua lokasi turut disaksikan pejabat kecamatan, tokoh masyarakat, dan warga setempat. Hingga saat ini, personel BPBD Inhil masih bersiaga di wilayah terdampak dan terus berkoordinasi dengan aparat kecamatan serta kelurahan untuk mengantisipasi kemungkinan longsor susulan.

“Kami mengimbau masyarakat agar tetap meningkatkan kewaspadaan karena kondisi tanah di lokasi masih berpotensi mengalami pergerakan,” tambah Arliansyah.

Sebelumnya, tanah longsor terjadi di Kelurahan Kuala Enok, Kecamatan Tanah Merah, pada Selasa (16/6/2026). Peristiwa tersebut mengakibatkan belasan rumah terdampak, beberapa di antaranya amblas ke sungai, sementara lainnya mengalami kerusakan dengan tingkat berbeda.

Dua hari kemudian, Kamis (18/6/2026), longsor kembali terjadi di kawasan yang sama dan menyebabkan enam rumah warga serta dua lapak usaha mengalami kerusakan.

Selain di Kuala Enok, bencana serupa juga terjadi di Kecamatan Enok pada Rabu (17/6/2026). Sebanyak empat rumah warga mengalami kerusakan akibat pergerakan tanah. Tidak ada korban jiwa dalam seluruh kejadian tersebut, namun puluhan warga terdampak harus menghadapi kerusakan tempat tinggal mereka.

BPBD Kabupaten Indragiri Hilir memastikan akan terus melakukan pemantauan dan penanganan di lokasi terdampak guna menjamin keselamatan masyarakat. (OS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *