CarlaNews, KAMPAR– Upaya menjaga kelestarian lingkungan tidak lagi dapat dilakukan secara parsial. Dibutuhkan kolaborasi lintas sektor yang melibatkan masyarakat, pemerintah, akademisi, hingga generasi muda. Semangat itulah yang menjadi landasan pelaksanaan Pekan Penghijauan (PP) XXXV yang digelar mahasiswa Pendidikan Biologi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Riau di Desa Tanjung Kampar Hulu, Kabupaten Kampar.
Kegiatan tersebut resmi dibuka hari, Sabtu (6/6/2026) dengan mengusung tema “Rehabilitasi Kawasan Tebing Hulu Sungai Kampar melalui Sinergi Multipihak Mendukung Ekosistem Berkelanjutan”. Tema tersebut mencerminkan komitmen bersama dalam menjaga kawasan hulu Sungai Kampar yang memiliki fungsi strategis bagi keseimbangan lingkungan dan keberlangsungan hidup masyarakat sekitarnya.
Pekan Penghijauan merupakan program pengabdian dan pelestarian lingkungan yang telah dilaksanakan secara berkesinambungan sejak tahun 1988 oleh mahasiswa Pendidikan Biologi FKIP Universitas Riau. Memasuki penyelenggaraan ke-35, kegiatan ini terus berkembang menjadi gerakan kolaboratif yang tidak hanya berfokus pada penanaman pohon, tetapi juga membangun kesadaran ekologis di tengah masyarakat.

Ketua Pelaksana PP XXXV, Frans Syahputra Halawa, menyampaikan bahwa tantangan lingkungan yang semakin kompleks menuntut keterlibatan semua pihak dalam menciptakan solusi yang berkelanjutan.
“Pekan Penghijauan merupakan bentuk tanggung jawab sosial mahasiswa terhadap lingkungan. Melalui kegiatan ini, kami ingin menghadirkan aksi nyata sekaligus mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga kawasan Tebing Hulu Sungai Kampar sebagai aset lingkungan yang harus diwariskan kepada generasi mendatang,” ujarnya.
Sebanyak 227 mahasiswa Pendidikan Biologi FKIP Universitas Riau terlibat dalam rangkaian kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, mulai 5 hingga 7 Juni 2026. Berbagai agenda edukatif dan sosial lingkungan dilaksanakan, di antaranya PP Goes To School, Workshop Pendidikan, Penanaman Simbolis dan Sapa Kampung Tepian, Penyuluhan Aksi Organik, serta PP Fest sebagai penutup kegiatan.
Kepala Program Studi Pendidikan Biologi FKIP Universitas Riau, Dr. Darmadi, M.Si., menilai Pekan Penghijauan menjadi bukti nyata kontribusi perguruan tinggi dalam menjawab persoalan lingkungan melalui keterlibatan langsung mahasiswa di tengah masyarakat.
Menurutnya, keberlanjutan program yang telah berjalan selama puluhan tahun menunjukkan konsistensi mahasiswa dalam mengimplementasikan ilmu pengetahuan sekaligus membangun kepedulian sosial dan ekologis.
“Perguruan tinggi tidak hanya bertugas mencetak lulusan yang unggul secara akademik, tetapi juga harus melahirkan generasi yang memiliki kepekaan terhadap persoalan lingkungan. Pekan Penghijauan menjadi contoh bagaimana mahasiswa dapat hadir memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” katanya.
Dukungan terhadap kegiatan tersebut juga diberikan Pemerintah Kabupaten Kampar melalui Dinas Lingkungan Hidup. Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Kampar, Refizal, S.STP., M.IP., menyebut kegiatan ini sejalan dengan program Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) serta Kaplingan Sehati (Kampar Peduli Lingkungan Sepenuh Hati).
Ia menegaskan bahwa rehabilitasi lingkungan harus dilakukan secara komprehensif melalui penghijauan, pengelolaan sampah, pengendalian limbah, hingga pengurangan polusi untuk menekan dampak perubahan iklim.
“Penanaman pohon memiliki peran penting dalam menyerap karbon dan mengurangi emisi gas rumah kaca. Di sisi lain, pengelolaan sampah organik yang baik juga dapat mengurangi produksi gas metana yang berkontribusi terhadap pemanasan global. Karena itu, sinergi seluruh elemen menjadi faktor utama keberhasilan menjaga lingkungan,” jelasnya.
Melalui Pekan Penghijauan XXXV, mahasiswa Pendidikan Biologi FKIP Universitas Riau menunjukkan bahwa generasi muda memiliki peran strategis sebagai penggerak perubahan. Dari kawasan hulu Sungai Kampar, semangat kolaborasi dan kepedulian lingkungan terus ditanamkan, menjadi investasi penting bagi terciptanya masa depan yang hijau, lestari, dan berkelanjutan.







